This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selamat Datang di Pusat Informasi Pembangunan Desa.Majapahit Kecamatan Pakue Tengah Kabupaten Kolaka Utara

Selasa, 28 April 2026

KEGIATAN POSYANDU BALITA DAN IBU HAMIL DESA MAJAPAHIT

 

Pemerintah Desa Majapahit kembali melaksanakan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang diperuntukkan bagi balita dan ibu hamil. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 13 April 2026, bertempat di Balai Desa Majapahit, dan diikuti oleh puluhan warga dengan penuh antusias.

Posyandu merupakan salah satu program rutin yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan kader Posyandu yang dibantu oleh bidan desa serta tenaga kesehatan lainnya.

Sejak pagi hari, para warga sudah mulai berdatangan ke lokasi kegiatan dengan membawa balita mereka. Para kader Posyandu dengan sigap melayani setiap peserta, mulai dari proses pendaftaran hingga pemeriksaan kesehatan. Balita yang hadir mendapatkan layanan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan tumbuh kembang. Selain itu, balita juga memperoleh imunisasi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan serta pemberian vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

Tidak hanya balita, ibu hamil yang hadir juga mendapatkan perhatian khusus. Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tekanan darah, berat badan, serta konsultasi terkait kondisi kehamilan. Bidan desa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga asupan gizi selama masa kehamilan dan persiapan menjelang persalinan.

Dalam kegiatan ini, tercatat sebanyak 20 balita dan 15 ibu hamil mengikuti layanan Posyandu. Tingkat kehadiran ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Selain layanan kesehatan, kegiatan Posyandu juga diisi dengan penyuluhan mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting. Para ibu diberikan pemahaman tentang pentingnya pemberian makanan bergizi kepada anak, termasuk anjuran untuk memberikan ASI eksklusif bagi bayi hingga usia enam bulan.

Kepala Desa Majapahit, Aslam, S.IP dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan Posyandu setiap bulannya.

“Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di desa. Kami berharap seluruh warga dapat memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya demi kesehatan keluarga,” ujarnya.

Kegiatan Posyandu bulan ini berlangsung dengan tertib dan lancar hingga selesai. Pemerintah desa berharap kegiatan ini dapat terus berjalan secara rutin dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di Desa Majapahit.

Dengan adanya kegiatan Posyandu yang berkesinambungan, diharapkan angka stunting dapat ditekan dan generasi muda desa dapat tumbuh sehat, kuat, dan cerdas di masa depan.

 


KKN 1


 

1


 

Latar Belakang

 

Secara bahasa (lughowi), katLatar Belakanga ”Matematika” berasal dari bahasa Yunani

yaitu ”Mathema” atau mungkin juga ”Mathematikos” yang


artinya hal-hal yang

dipelajari. Matematika suatu alat untuk mengembangkan cara berfikir.[1]

Konsep matematika tersusun secara hierarkis yaitu konsep – konsep

matematika yang baru dapat terbentuk karena adanya pemahaman terhadap

konsep sebelumnya. Simbolisasi itu akan berarti bila suatu simbol itu dilandasi

suatu ide. Jadi kita harus memahami ide yang terkandung dalam simbol tersebut.

Dengan perkataan lain, ide harus dipahami terlebih dahulu sebelum ide tersebut

disimpulkan.[2]

Matematika juga di anggap mata pelajaran yang menakutkan menurut sebagian murid. Karena murid dituntut untuk tidak sekadar memahami, tetapi juga menghafalkan bermacam-macam rumus yang terkadang membingungkan. Terdapat beberapa tips yang dapat di lakukan yaitu, menyukai matematika, visualisasi ke warna, gunakan kata ganti untuk rumus tertentu, bermain games matematika,  dan menggunakan rumus matematika dalam kehidupan sehari-hari.

            Pada kenyataannya sesuai dengan hasil pengamatan penulis di salah satu sekolah di kota Palopo pada tanggal 13 Oktober 2023, siswa masih kesulitan dalam mengingat rumus apa yang di gunakan pada soal yang diberikan sehingga sebagian murid kurang aktif dalam proses pembelajaran .  Anak didik memerlukan matematika untuk memenuhi kebutuhan praktis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dapat berhitung, dapat menghitung isi dan berat, dapat mengumpulkan, mengolah, menyajikan dan menafsirkan data, dapat menggunakan kalkulator dan komputer.[3]

 

Matematika adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.[4]